Sejenak Menikmati Kuliner Jakarta

Perjumpaan kembali saya dengan Jakarta dimulai pada 2013 saat saya diterima di salah satu kantor berita. Saya meninggalkan Jakarta pada 2014 dengan berbagai macam cerita ketika saya mulai menyukai kompleksitas di Ibu Kota dan rasanya seperti ditinggal saat sayang-sayangnya (eh..). Apa daya, hidup harus terus berjalan dan saya kembali ke kota awal ketika saya merantau dari rumah, Yogyakarta. Setelah itu, saya hanya beberapa kali mengunjungi Jakarta ketika ada teman yang menikah.

Pertengahan 2018 lalu, saya mendapat kesempatan untuk ke Jakarta lagi, kali ini untuk mengurus visa Schengen. Suatu keberuntungan saat saya mendapat progam beasiswa exchange untuk S2 melalui Erasmus + ke Universitetet i Agder di Norwegia dari Antropologi UGM. Saking senangnya, saya bertekad mengurus segala hal sendiri, termasuk visa. Saya ingin mengunjungi Jakarta dan bernostalgia dengan aneka kulinernya, tentu saja. Jika ada persamaan antara Yogyakarta dan Jakarta, mungkin ada satu: setiap sudutnya penuh kenangan.

Ketika berniat mengurus visa, saya teringat harus melakukan reservasi terlebih dahulu. Saat itu, saya tidak tahu ternyata jadwal mengurus visa Schengen ke Norwegia melalui situs UDI tidak tersedia setiap hari. Saya bisa memilih, tapi saat itu hari yang disediakan hanya pada pekan ujian akhir semester.

Akhirnya, saya harus bertindak cepat untuk ke Jakarta. Saya pesan tiket pesawat melalui Pegi-Pegi, tapi malah muncul tiket pesawat Medan Jakarta. Semoga saja besok saya bisa ke Medan juga, belum pernah soalnya. Beberapa kali saya mencari flight ke Jakarta di situs ini. Seringkali ada flight yang menawarkan potongan harga lumayan untuk kantong mahasiswa seperti saya, apalagi kalau perginya mepet-mepet...Lumayanlah, saya mendapat tiket murah, jadi bisa menyisihkan uang untuk jajan. Karena saya mendapat jadwal antrian pagi pukul 09.10 untuk antri visa, saya ke Jakarta pada penerbangan pertama.

Setelah selesai mengurus visa, saya menyempatkan ke beberapa tempat-tempat kuliner kenangan sebelum pulang ke Yogyakarta. Ada beberapa jajanan yang hanya bisa ditemui di Jakarta.

Saya sering kali lupa untuk mendokumentasikan dengan baik, karena kalau lihat makanan ya langsung dimakan (hahaha). Jadi, saya ambil gambar dari berbagai sumber saja untuk ilustrasi..

  1. Sarsaparilla Badak

Saya jatuh cinta pada soda sarsaparilla Badak sejak pertama kali mencicipi. Minuman dari Pematang Siantar segar banget dan tidak membuat tenggorokan sakit. Salah satu minuman favorit saya dan teman saya adalah Badak Float, yaitu segelas sarsaparilla Badak dingin ditambah satu scoop es krim vanilla. Rasa manis segar sarsaparilla ditambah creamy vanilla dari es krim: surga duniawi di tengah panasnya Jakarta. Badak float ini biasanya saya beli di Kafe Sabang 16, Jalan Sabang. Kalau punya restoran/kafe, saya bakal menempatkan Badak di list minuman.

1_Badak Float_
Credit to Dedy Miharza

2. Sop Kaki Bang Karim Tanah Abang

Sop kaki dengan susu yang melegenda dan tidak pelit daging. Satenya juga lembut dan enak.

Sop Kaki bang Karim
Credit to Qraved

3. Ayam Goreng Cianjur Alam Sunda di Pasar Tanah Abang

Salah satu teman gemar makan di tempat ini karena dia berasal dari Cianjur. Karena belum pernah ke Cianjur, tidak ada salahnya mencicipi makanan khasnya di Jakarta. Ayam gorengnya ditaburi kremes khas. Tapi, yang paling terkenal dari tempat ini adalah sambalnya yang bisa berpadu sempurna dengan ayam goreng kremes dan perkedelnya yang melegenda.

LRM_EXPORT_139186911164320_20190823_143932390
Credit to  Neng Marlina Effendi

4. Ketan Susu Tempe di Kemayoran

Salah satu teman dekat saya tinggal di daerah Cempaka Putih saat itu. Saya sering menginap di kosnya dulu. Salah satu hal favorit yang kami lakukan adalah makan dan mencicipi makanan-makanan yang tidak ada di Jogja. Dua makanan ini menjadi tempat favorit kami kalau saya menginap di kosnya. Agak jauh memang, tapi yang terdekat dari kos dia adalah di sini.

Ketan Susu
Credit to PergiKuliner

5. Bubur Ayam Cikini H. Sulaiman

Kamu tim bubur diaduk atau nggak diaduk? Kalau saya tim yang penting makan dan kenyang. Pragmatic at its finest. Bubur ayam Jakarta memang berbeda dengan dengan bubur ayam daerah lain dan salah satu tempat kenangan itu adalah Bubur Ayam Cikini H. Sulaiman.

Bubur ayam cikini
Credit to @magnoficent

6. Martabak Orins Gondangdia

Dulu di teman-teman wartawan sampai ada julukan “Jam Martabak”, yang artinya makan martabak sewaktu akan deadline melanda atau setelah deadline. Belinya dengan delivery service (belum ada ojek online saat itu). Favorit saya sepanjang masa adalah martabak keju yang kejunya sampai tumpah-tumpah atau coklat yang meisesnya sampai tumpah-tumpah.

orins
Credit to  Martabak Orins. Aselinya juga seperti ini sih.. 😀

7. Bakso Benhil

Kalau makan bakso di Jakarta, franchise bakso benhil menjadi pilihan. Baksonya bukan cuma tepung, tapi memang benar daging.

Bakso Benhil
Credit to Neng Marlina Efendi

Sebenarnya masih banyak makan-makanan dan tempat yang menyimpan kenangan di Jakarta. Ada Dimsum Inc, Pho 24, kantin Kementerian ESDM (haha..), Kantin Goethe Institute (ini sih, karena saya dulu les di sini yaa..), sampai es krim Ragusa yang legendaris itu.

Jakarta memang punya kenangan tersendiri. Kalau saya ada rezeki tentu akan main ke sana. Kalau untuk bekerja? Nanti dulu deh.. 😀

 

Special thanks to:

Teman blusukan sewaktu di Jakarta, Dias dan mbak @magnoficent, yang sudah share beberapa fotonya dan kenangan-kenangan di Jakarta.

Teman yang mengingatkan untuk selalu menulis dan kulineran, Teh Neng, yang juga share foto-foto karena saya sering luput untuk mendokumentasikannya dan langsung lahap saja saat lihat makanan.

Iklan

Satu tanggapan untuk “Sejenak Menikmati Kuliner Jakarta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s